
Terkadang kita berpikir bahwa kesuksesan itu ialah ketika kita sudah kaya dan hidup berkecukupan. Padahal, kehidupan ini menyajikan banyak sekali jalan yang bisa kita tempuh. Berbeda jalan yang kita tempuh, berbeda pula tantangannya.
Karena itu, ketika kita tidak berada di jalan yang kita inginkan (misalkan ketika kita tidak lulus pada jurusan yang kita diinginkan), belum berarti kita gagal dalam mencapai kesuksesan. Yang terjadi hanyalah, kita hanya tidak bisa mengambil jalan kesuksesan yang kita inginkan, tapi kita tetap bisa mengambil jalan-jalan kesuksesan lainnya. Berbeda jalan yang kita tempuh, maka akan berbeda pula tantangannya, berbeda pula arti kesuksesannya.
Sebagai contoh, kesuksesan bagi seorang pemain bola bukanlah ketika ia mendapat gaji yang tinggi, namun kesuksesan yang sebenarnya adalah ketika ia mendapatkan penghargaan dan/atau mengantarkan timnya mendapat penghargaan. Begitu juga dengan seorang guru, tantangannya adalah agar ia mampu mendidik para muridnya menjadi orang yang berhasil. Sehingga ketika muridnya sudah berhasil, maka guru itu sudah bisa dikatakan sukses.
Filed under: Uncategorized | Ditandai: beda, hidup, jalan, kaya, sukses | 2 Komentar »






Su Lieyi (9), bocah laki-laki dari Taian City, Propinsi Shandong, dilaporkan sangat piawai dalam beberapa bahasa pemrograman.
Kharda hanyalah seorang mahasiswa yang masih perlu banyak belajar (karena belajar itu tidak akan pernah berakhir sampai kita ke liang lahat nanti). Salah satu tujuan dibuatnya blog ini adalah sebagai salah satu wujud dari peran mahasiswa, yaitu sebagai “agent of change”, seorang agen yang membawa perubahan. Walaupun sangat kecil pengaruhnya, namun setidaknya kita berani dan mau untuk mengusahakannya.
