Al Qur’an = Dosanometer (pengukur dosa)..??

al-quranSebagaimana yang telah kita ketahui bersama, bahwa Al Quran adalah kalam Illahi (perkataan Allah SWT), yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, melalui perantaraan Malaikat Jibril. Fungsi Al-Quran itu sendiri adalah sebagai mu’jizat bagi Rasulullah, sebagai pedoman hidup bagi setiap Muslim, dan sebagai korektor dan penyempurna terhadap kitab kitab Allah yang sebelumnya. Namun di luar dari fungsi-fungsi “resmi” tersebut, Al-Quran juga bisa dijadikan sebagai pengukur dosa (dosanometer). Loh,, kok bisa ?!?


Hal tersebut disampaikan oleh Ustad Bendri dalam ceramahnya, “Indahnya hidup dengan Al Quran”, di Fasilkom UI. Beliau mengatakan bahwa hal ini (mengukur dosa) dapat dirasakan ketika kita membaca Al Quran. Apabila kita baru melakukan suatu perbuatan dosa, maka kita akan merasa ingin cepat-cepat mangakhiri bacaan Al Quran kita, karena merasa tidak tenang dan tidak nyaman. Sebaliknya, bila kita sedang dalam keadaan yang baik, maka kita akan merasa tenang dan nyaman ketika membaca Al Quran tersebut hingga kita nantinya menjadi “ketagihan”, mau baca lagi, lagi, dan lagi. Nah, yang harus dilakukan ketika kita merasa tidak nyaman saat membaca Al Quran (ketika baru berbuat dosa) tersebut adalah kita harus memaksakan diri untuk membacanya terus. Nantinya, bagaikan air yang mengguyur kita,lama-lama dosa yang ada pada diri kita akan terhapus dan akhirnya kita bisa merasa nyaman membaca Quran tersebut, dan nantinya kita juga akan merasa “ketagihan”, Insyaallah.

Karena itu, hendaknya kita membiasakan diri untuk membaca Al-Quran secara kontinyu, agar selalu berada dalam kondisi yang baik. Selain itu juga membaca Al Quran sangat besar pahalanya. Untuk itu, kita harus menjadwalkan untuk membaca Al-Quran setiap hari, dan kalau bisa menganggapnya sebagai suatu ibadah yang “wajib”. Sesungguhnya itu tidak berat jika kita memang benar-benar bertekad dan mau sepenuh hati. Ustad Bendri mengatakan bahwa waktu yang diperlukan untuk membaca 1 juz Al-Quran saja (dengan bacaan standart, tidak cepat) adalah 40 menit. Tidak berat bukan ?. Coba saja dicicil, misalkan 20 menit setelah shalat subuh, dan 20 menit setelah shalat maghrib. Pasti bisa. Bayangkan saja, kita setiap hari bisa menyisihkan waktu yang cukup banyak juga untuk ke kamar kecil. Masa untuk ke kamar kecil bisa, sedang untuk baca Al-Quran tidak bisa ??. Dengan mengaji 1 juz perhari, maka kita bisa khatam Al Quran 1 bulan sekali (kecuali bulan Februari ya, harus ada usaha lebih). Sungguh itu merupakan sesuatu yang sangat baik.

Selain itu, beberapa manfaat lain dari membaca Al Quran adalah :
– Yang mempelajari dan mengajari Al Quran akan menjadi manusia terbaik
– Yang membaca dan mengamalkannya, kedua orang tuanya akan mendapatkan mahkota pada hari kiamat
– Yang membaca,mempelajari, dan mengamalkannya akan mendapat syafa’at pada hari kiamat
– Yang membacanya dengan mahir akan dikumpulkan bersama para malaikat
– dll

Karena itu, marilah kita mulai dari sekarang, kalau tidak, kapan lagi ..??

Satu Tanggapan

  1. Luarrr Biasa….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: